Fenomena
"Relámpago del Catatumbo" atau "Petir Catatumbo" adalah
suatu fenomena alam yang aneh. Lokasinya di mulut sungai Catatumbo di Danau
Maracaibo (Venezuela), fenomena ini berwujud halilintar atau petir di langit
yang tingginya lebih dari 5 km dan terjadi selama 140 hingga 160 di malam-malam
dalam setahun, 10 jam dalam satu malam, dan sebanyak 280 kali perjam-nya. Badai
yang hampir permanen ini terjadi di atas dataran tanah rawa dimana aliran
sungai Catatumbo mengisi danau Maracaibo. Fenomena ini diperkirakan merupakan
pembentuk tunggal terbesar lapisan ozone di bumi, melihat intensitas dan
frekuensinya yang tinggi. Di lokasinya memperlihatkan sekitar 1.176.000
sambaran listrik per tahun, dengan intensitas hingga 400.000 ampere, dan
terlihat hingga jarak 400 km. Karena itulah fenomena ini juga digunakan para
pelaut sebagai alat bantu navigasi. Tubrukan angin yang berasal dari pegunungan
Andes menimbulkan badai dan petir yang mengikutinya sebagai hasil dari
electrical discharge melalui proses ionisasi gas-gas, terutama methan yang
dibentuk oleh dekomposisi bahan organik di rawa-rawa. Menjadi lebih ringan dari
udara, gas tersebut naik hingga ke awan-awan, mensuplai badai-badai. Beberapa
pemerhati lingkungan lokal berharap agar kawasan ini dilindungi oleh UNESCO
karena fenomenanya yang menakjubkan, sumber terbesar regenerasi lapisan ozone
di planet bumi.
http://qanitazulkarnain.blogspot.com/2012/06/badai-abadi-venezuela.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar